Kita berjalan menuju mobilku, setelah menaruh belanjaan kedalam bagasi, aku mengajaknya makan dulu. Bokep jepang , aku segera menciumnya, Risya membalasnya dengan liar. Risya kemudian mengocok k0ntolku dalam mulutnya hingga birahiku mencapai puncaknya.“Ooohhh. . Pahanya yang montok terpampang indah diatas sofa.“Wah. . Karena itulah timbul dalam hatiku kalau aku ingin mencari seorang pelarian untuk memuaskan nafsu birahiku yang selalu saja tak terlepaskan.Setelah sejenak kuputar otakku untuk mencari siapa wanita yang cocok untuk kujadikan pelarian, akhirnya aku ingat kalau aku mempunyai seorang tetangga yang cantik dan juga bodinya sangat menggoda. . .”Sejurus kemudian kami sudah terlibat permainan babak kedua yang tak kalah seru dan panas dengan babak pertama, hanya kali ini aku memuntahkan maniku didalam memeknya. Sinar lampu ruangan cukup menerangi pandanganku untuk menjelajahi keindahan tubuh Risya dibalik gaun malamnya yang transparan itu. . Kusingkap rambut-rambut kemaluannya yang menjalari bibir itu.“Sudah gondrong nih mbak” seruku.“Oohhh iya, habis mau dicukur percuma juga, gak ada yang lihat dan jilat” jawabnya nakal.“Besok pagi aku cukur deh, namun janji malamnya mas Erik datang lagi ya. aku sudah sekali mas” katanya sambil menarik nafas.“Mas mau puas dulu atau mau lanjut babak kedua” tanya Risya.“Terserah mbak” jawabku.“Aku sih pasrah aja.




















