aduh salah nih.” ucapku sambil mencoba menghubungi nomor Ifa berkali-kali namun tak ada jawaban.“Aduh, besok dipakai lagi.. Bokep jepang hot Ibu aja dudukin saya.. Nafasku masih memburu namun perlahan mulai mereda..“Uhhh bu.. saya pergi dulu” ucapku yang langsung masuk mobil dan tancap gas menuju rumahku.Untungnya jalanan sore ini tak terlalu macet, yah karena tempatku bukan kota besar, serta jarak tempuh ke rumahku yang memang dekat membuat hanya 10 menit aku mengendarai mobil dan sudah sampai di rumahku. 1 porsi nasi Ayam dan 1 porsi nasi Rendang khas padang serta 2 gelas es teh, membuat fokus kami yang asik bercerita buyar karena perut yang keroncongan.Dengan lahapnya kami berdua menyantap makanan yang terasa begitu lezatnya hingga hanya menyisakan piring kosong dan juga gelas berisi es yang belum sempurna mencair.“Wah emang kita udah lewat jam makan nih teh, ludes habis nih mah.” ucap Ifa dengan wajah cerianya.“Yee.. Clecckk.. udah terlanjur juga.” ucap Denny lalu kemudian ia mulai bergoyang kembali dengan tempo yang mulai cepat..“Gimana nikmat kan.. Denny langsung saja menyentuh puting payudaraku yang berwarna coklat kemerahan itu dan diplintirnya.“Sstt.. Makasih yah.” ucap Denny sambil menyerahkan dalamenku.Aku tak menjawabnya hanya meraih dalemanku kemudian tanpa memakainya aku menurunkan rokku yang tadi disingkap Denny hingga pinggul ku.




















