Coba kamu duduk di meja ini”. Akhirnya kecupan dan jilatan lidahku berhenti di kelentitnya. Bokep viral Tangannya memegang dan meremas lenganku. Mas Darmin.. Si hidung belang itu katanya bicara baik-baik, bahkan sangat kebapakan. Kulihat wajahnya yang tadinya menunduk sayu sekarang terangkat, matanya membeliak melihat aku sudah telanjang bulat di depannya. Mulutnya terkunci rapat sehingga bibirku tidak menyentuh bibirnya sama sekali. Buah dadanya segar mengkal dengan puting berwarna coklat kemerahan, terlihat agak menonjol ke luar. Suatu hari ia berbicara serius denganku, mengajakku untuk menjadi “murid”nya. Daripada nanti kalau lepas bisa kalap aku. Mbah.. Sebagian besar memang tidak kembali), ada yang minta rejeki (itu mah gampang, tinggal didoain macem-macem) ada pula yang mengeluhkan soal jodoh, pertengkaran keluarga dan lain-lain (kalau itu tinggal dinasehatin saja).Jadi inilah aku, mbah Dar, dukun ampuh dari lereng Merapi (lucu ya, aku dipanggil mbah wong umurku baru 25 tahun). Branya putih, berkembang-kembang. Iyo tho? ad..uuh.. Jangan jangan anak ini kebanyakan hormon pertumbuhan).Sekarang ia membuka roknya, merosot di lantai. mereka sembuh. kurang ajar kowe Dar. Dan sejak itulah pasien datang membanjir padaku. Sekali lagi aku menunduk ke bawah, mulai komat-kamit membaca mantera matematikaku. Dia mengangguk, tidak membuka matanya: “inggih Mbah” desisnya lirih.Kini aku memegang batang kemaluanku, dengan sangat hati-hati menusukkannya




















