Ya… hari itu bertepatan dengan ulang tahun Bernike yang ke 17. Sesampainya diruang depan, aku duduk di sofa kecil, sedang Rianti duduk di sofa panjang. Bokep jepang hd Aku bosan kemudian menunggingkan tubuh Rianti. Aku liat muka rianti merah karena malu.“Bener loh Yan, baru sebulan putus sama pacarnya, janda kembang nih” lanjut Bernike yang disambut tawa yang lain.Aku cuma ikut tertawa. Sebenernya semenjak dikenalkan ke Rianti waktu di pesta tadi aku udah suka sama Rianti. udah bisa nidurin cewek yang baru dikenal beberapa jam aja udah hebat banget“Rian, punya elo enak, tegang banget” gumam Rianti genit.Gila mukanya mengoda banget waktu dia bilang itu. Kemudian mendorong penisku masuk kedalam.“Akh..Akh..Akhh..” rintih Bernike kecil saat aku mulai memompa memeknya.Aku rebahkan tubuhku agar bisa menciumnya. Rianti cuma bisa memandangku yang sedang hebat memompanya sambil melenguh-lenguh kecil. Rianti mengerti, dia melebarkan pahanya. Aku cuma bisa tersenyum. Sedang aku dan Rianti duduk sendiri, walo sebenernya Riandi duduk disebelahku, tapi agak jauh. Penisku yang memang sudah tegang dari tadi mencapai ukuran terbesarnya, dan entah beberapa kali aku menelan ludahku.Tiba-tiba aku mendengar lenguhan kecil dari belakangku. Sebenarnya aku kasiahan melihat wajah Rianti yang kelelahan itu, tapi nafsuku udah keubun-ubun, aku harus orgasme dan melepaskan spermaku !“Ri, aku masukin lagi ya..”




















