Beliau nitipin kamu ke Bunda. Untung aku berguru sama guru Chintung, master of seribu alasan.“Terus kenapa itu mu kok bisa gede gitu?” tanyanya lagi.Kudekati dan kutatap wajahnya dengan mata yang sedikit kusipitkan dan bertanya “Oh… ituku gede ya?”PLETAK!!“Aduhh.. Bokep Mom Takut aku kenapa-napa ya?” ledekku padanya.“Ya pastilah aku khawatir sama kamu Nit, Hihhhh… Nih anak di tanyain serius juga.”“Ihhh… Sweet banget sih kamu.”“Hihhhhhh….” geramnya.“Insya’allah aku gak kenapa-kenapa. Bram jangan pulang, aku sudah capek-capek masakin nasi goreng kesukaanmu hiksss… Hiksss…” isaknya.Aku yang tak tega melihatnya menangis, menghampirinya dan mengusap air matanya. ANITA KUSUMANINGSIHAnita Kusumaningsih, cewek cantik yang menyeramkan dan kalau berbicara suka ceplas- ceplos adalah teman seangkatanku di kampus. Suara pagar terbuka.“Eh cah ayu (anak cantik), monggo (silahkan) masuk mbak.” Mbok Darmi tergopoh membukakan pintu dan mempersilahkan aku masuk.“Assalamualaikum, Mbok.” sambil menyalim tangannya.“Waalaikumsalam…” jawabnya sambil tersenyum.Mbok Darmi adalah ART keluarga Bram, dan beliau sudah bekerja di rumah Bram semenjak kami masih kecil.“Cah ayu mau si Mbok buatin minum apa?” tanya si Mbok menawarkan minuman.“Gak usah repot-repot, Mbok, makasih. Wanita yang aneh. Mungkin kalian bertanya-tanya kenapa aku bilang kalau Anita adalah wanita cantik yang menyeramkan. Yang minta maaf siapa? Mau si Mbok panggilin?”“Gak usah Mbok, makasih.”“Itu ibu, Mbak.”“Eh cantik…” ucap Bunda Bram.“Assalamualikum, Bunda.”




















