Tapi memikirkan tak lama lagi aku akan dieksekusi di sini membuatku bergidik horni. Aku takut… mual.Aku mengalihkan pandanganku dari layar tv. Bokep india Hihihi”“Iya… pasti terjamin enaknya…” Pak Jun kemudian mengelus lenganku “Tuh, mulus banget kulit kamu, kulit kamu kenyal, pasti dagingnya juga empuk…”“Hihihi, pak Jun nakal pegang-pegang…”“Hahaha… Kamu itu gemesin banget Mita… jangan sampai aku bunuh kamu sekarang lho… hahaha”“Hihihi, kenapa pak? Aku dikejutkan oleh suara pintu yang tiba-tiba dibuka oleh seorang pria. Aku menemukan pak Jun lagi di dapur sedang mengasah pisau. Setidaknya makanannya cukup enak. Tentunya masih sambil diciumi dan digerepe pak Jun. Aku harus pasrah aja diapain sama mereka.“Nmghh… nngghhhh… Uhh..ngmmmhhh..” Akhirnya aku hanya bisa melenguh-lenguh gak jelas.Teman-teman pak Jun yang berjumlah 4 orang itu kemudian mendekatiku. Benar saja, pak Jun kemudian mengarahkan selang padaku dan menyemprotkan air yang amat kencang ke seluruh tubuhku. Pak Jun membalutkan perban di tanganku dengan mulutnya yang berlepotan darahku.“Pak Jun kayak dracula deh, hihihi” ucapku manja.“Darah kamu aja enak, apalagi daging kamu nanti, gak sabar banget saya memakannya” ucapnya.“Iya pak… boleh kok, sekarang juga boleh”“Hahaha… ikut saya sebentar sini…” katanya kemudian bangkit menuju ruang belakang. “Mita rela kok dibersihin berkali-kali sama kalian seperti ini… Mita milik kalian,” ucapku senyum-senyum.




















