Saat itu lumayan lama kami berbincang-bincang, walaupun melulu seputar latihan sekolah saja.Tapi tersebut sudah lumayan membuat hatiku senang. Kutahu sebentar lagi Qiu Qiu dijemput. Bokep viral Bahkan penolong rumah tangga juga tak luput dari incaran mereka dan tidak jarang kamarku yang dijadikan tempat untuk mereka melampiaskan hawa nafsu.Akhirnya bel tanda jam latihan selesai berbunyi. Aku langsung mengarah ke kasir dan menunaikan pesananku tadi kemudian kamipun mengemudikan motor lagi. Akupun semakin berani sebab sudah terlanjur birahi untuk sebatas mengecupnya di kening dan di bibir. Aku saat tersebut sengaja memilih lokasi yang agak jauh dari keramaian, jauh dari kasir dan kemudian lalang tamu lain. Setelah melewati serangkaian proses adaptasi yang memakan waktu tidak cukup lebih 3 bulan, barulah aku dapat mencampur dengan seluruh orang.Karena memang pada dasarnya keterampilan komunikasiku yang di atas rata-rata memudahkanku untuk dapat berinteraksi dengan siapa saja. Aku langsung utarakan perasaanku padanya.“Qiu Qiu, semenjak kesatu lihat dan kenalan sama kamu, aku langsung suka dan sayang sama kamu, boleh gak aku menjadi lebih dekat lagi sama kamu?” tanyaku
“Aku pun mau kok kenal anda lebih jauh dan lebih dekat lagi” jawabnya.Saat tersebut aku juga langsung reflek memeluknya dan menyampaikan terima kasih.




















