Lina hanya memiringkan sedikit kepalanya. Eh, dasar sudah kebelet kali, Yuni menyambut tantanganku, setelah menutup telepon, dia mengetuk pintu kamarku. Bokep Indonesia “Kamar 306 kan?”
“Betul Mbak..”
“Saya ke sana?”
“Saya tunggu Mbak..”
“Krekk!”, telepon ditutup. “Katanya, dia tertarik kaos kamu, dia nanya itu kaos joger apa bukan..”
Memang, kebetulan aku memakai kaos joger hijau tua bertuliskan: “Ma’af anu saya cuma ‘L’ “
“Cakep nggak Lex? Mukanya makin memerah, menambah debaran di hatiku.Tiba-tiba dengan tak kuduga Lina melepaskan bajunya, “Takut kusut kalo pulang Nov..”
Kututupi mata takjubku akan keindahan tubuh bagian atasnya yang kini hanya mengenakan BH hitam tipis. Lina menelannya lalu membersihkan mulutnya.Kini giliranku. Aku tersenyum kaget, rupanya yang semalam meneleponku adalah si captain gebleg.TAMAT Telepon berdering, ternyata co-pil dari pesawat lain yang ternyata temanku, juga nge-RON (Rest Over




















