jerit Rosa dgn nafas yg tersengal-sengal, dia masih berusaha meronta, ketika Pak Hendra mulai bergerak di dalam tubuhnya, membuat Rosa makin menjerit-jerit kesakitan, sampai akhirnya tubuhnya terkulai lemas tak sadarkan diri di dalam dekapan Pak Hendra.Pak Hendra masih terus memompa tubuh Rosa yang pingsan itu dengan kasar, begitu kasarnya hingga membuat tubuh temanku itu ikut berguncang dengan hebat. Bokep japan teriakku kaget sambil meronta dengan sekuat tenaga, tapi laki laki itu terus menindihku dengan kuat, membuat aku benar benar tidak bisa bergerak sama sekali, akhirnya aku terkulai lemah tak berdaya sambil terus menangis.Pak Hendra..! Kita batalkan saja taruhannya..! Gua ngga setuju! Kami janji nggak akan berbuat macam macam..! tanya Rosa.Nggak bisa Ros.. ujarku sambil mengajaknya pulang.Kami berdua berjalan melewati ruangan billiard. Wah, boleh juga nih. Nggak mau..! Kalau kamu bersedia nanti saya kasih tambahan uang, lagipula nggak enak menolak tamutamu bos.. ujarku sambil menunjuk ke arah sofa yang berada di pojok ruangan.Tp Is? Ouh..!! ujar Rosa dgn nada menyesal.Thanks banget untuk usaha lu Ros. Pikiranku mulai panik, sementara di pojok ruangan, Rosa sudah tampak mulai resah melihat keadaanku.Tapi naas. ujar Rosa dgn nada menyesal.Thanks banget untuk usaha lu Ros.




















