Saat membayangkan celana dalamku dilihat jelas oleh anak yang masih seumur jagung, tapi aku tetap berusaha tenang, tanganku sedikit gemetar saat mengompres kepalanya,“Ibu harap ini yang terakhir kalinya Ibu liat majalah-majalah ini ya,”“eh iya Bu, Ari janji,” aku yakin sekali, Ari pasti bisa menyadari kalau vaginaku sudah sangat basah.“semenjak kapan Ari menyimpan celana dalam Ibu“Tanpa kusadari kepala Ari semakin mendekati selangkanganku, napasnya sangat terasa di bagian vaginaku yang masih terbungkus celana dalam berwarna putih. Video bokep indo kok diam?” tegur Pak Budi, sambil duduk di sampingku, aku tersyum, “ Non merasa kesepian ya? Tapi kini kost ini telah dipenuhi kegilaan karena kegatalanku sendiri, aku telah menjadi budak seks para pembantuku dan juga penghuni kost ini, kalau ada seorang wanita lagi yang datang bukankah itu sama saja berjalan masuk ke sarang srigala? “ aku mengangguk pelan,“sudahlah Non, jangan terlalu dipikirkan, kan masih ada Bapak?” katanya yang terus berusaha menghiburku, perlahan kusandarkan kepalaku ke dadanya, dengan lembut jari-jari Pak joko mengelus rambutku dengan lembut,“Ternyata bunga- bunga ini lebih beruntung di banding Non” tiba-tiba Pak Budi mendekati kami sambil teseyum dengan khasnya,“Ma….maksud bapak apa?“ kataku dengan nada yang tinggi,“coba Non lihat, bunga ini setiap harinya selalu di siram, malahaaaan…. “ aku mengangguk pelan,“sudahlah Non, jangan




















