Setelah 1 minggu akhirnya Bagus dan Indri berpamitan pulang ke jakarta. “Yaa.. Bokep rusia Saat itu Ema memang hanya mengenakan tangtop dan celana pendek, huh.. “O iya baguslah nginap dirumahku aja… dah berapa anakmu?”
“Belum dikasih tuhan ky ini lah rencanya mau belajar jg nih sama kamu hehehehe….”
“Bisa bisa…” kami berdua tertawa lagi. tempik mu ini lo enak masih sempit aja. curang kamu dek”Indri cuma mengerlingkan matanya ke arah Bagus, tak kusangka wanita alim seperti Indri Binal jg.“Slurrrppphh… hmm.. “O iya baguslah nginap dirumahku aja… dah berapa anakmu?”
“Belum dikasih tuhan ky ini lah rencanya mau belajar jg nih sama kamu hehehehe….”
“Bisa bisa…” kami berdua tertawa lagi. tempik mu ini lo enak masih sempit aja. “Beneran papi nggak cemburu?”
“Iya mii..” jawabku
“Tp gimana caranya ngasih tau ke Bagus nggak mungkin mami yg minta”
“Tenang mi kalau soal itu nanti papi yg atur”
“Ahh terserah papi aja dech mami ngikut aja” kata istriku sambil tersenyu menatapku.Akhirnya hari yg dinanti-nantikan itu pun tiba, Setelah selesai dgn urusan dinas Bagus pung singgah ke rumah kami beserta istrinya, ketika kulihat istrinya nampaknya orangnya alim berhijab, tubuhnya langsing semampai bentuk dadanya cukup membusung kalau kutebak lebih besar dari istriku, aku pun heran kenapa punya istri secantik ini belum punya anak jg



