Di dalam rumah, terdengar suara gemercik air dari kamar mandi.“Siapa ya?” terdengar suara dari kamar mandi“Saya, Bu, Ifan, mau pinjam bacaan” jawabku beralasan.“O… silakan di bawah meja… ya”“Ya Bu, terima kasih…”katakuSambil duduk di karpet, membuka-buka majalah, saya membayangkan, pasti Bu Aniez telanjang bulat di bawah shower, betapa indahnya. Astaga, berarti aku bermain sudah satu jam lebih. Bokep jepang Tadi kini aku telah merasakan semuanya! Karena serunya kami berpelukan dengan berciuman, tanpa terasa handuk yang melilit pada tubuhnya lepas, sehingga Bu Aniez tanpa sehelai kainpun, tapi dia tidak memperdulikan. Mungkin dia belum berangkat kerja.Iseng-iseng aku masuk rumah itu setelah mengetuk pintu tak ada tanggapan. Mama dan papaku pergi keluar rumah pukul 19.00 ada acara di kantor papa. Sesekali berhenti, berciuman bibir dan mengedot susunya. Astaga…, Tubuh yang sehari-hari selalu ditutup rapat, kini hanya memakai lilitan handuk dari dadanya sampai pahanya agak ke atas, sembari senyum lalu masuk ke kamarnya. Nikmat sekali! Nafas desah dan leguhan beriring-iringan dengan derai hujan di luar rumah.










