Wajahnya merah padam karena malu. Bokep Mom Markus segera mencengkeram kepala Laras yag masih terbalut jilbab sembari membentak sang gadis berjilbab itu untuk menelan semua spermanya. Laras sedikit terkejut, namun gadis alim itu tidak menarik tangannya. Gadis alim itu tak mampu menolak, karena gairah yang ia rasakan terus meninggi, dan ditambah perasaan cintanya pada Anto.aku ingin cium kamu bisik Anto lembut.Wajah Laras terlihat kembali memerah. Seperti listrik mengalir dalam darah gadis alim itu dan juga daerah daerah tubuhnya yang mereka sentuh. tanya Laras pada Anto.Mereka ijin nggak bisa datang. Kedua pemerkosanya tersenyum karena melihat sang korban sudah jatuh ketangan mereka. Bibir Anto menikmati daerah pinggang dan perut Laras. Posisi duduk mereka semakin dekat satu sama lain, didepan komputer milik BEM.Tak lama, Laras merasakan tubuhnya agak panas, dan kepalanya terasa ringan. Setelah rapat selesai, belum ada tanda2 hujan akan reda. Obat itu tidak terlalu keras, namun sang peminumnya pasti tak bisa menolak gairah2 seks yang terjadi.Tanpa terasa, posisi duduk Laras sudah sangat dekat dengan Anto, dan tanpa Laras sadari, tangan Anto sudah merentang dan merangkul Laras lembut. Laras dengan susah paya menelan cairan sperma itu, namun karena saking banyaknya, cairan sperma Markus meluber sampai keluar dan membasahi dagu sampai ke jilbab Laras,




















