Tdk lama kemudian Mira mengerang dalam dan mendapatkan orgasmenya yg kedua dalam waktu bersamaan dgn aku. Bokep terbaru Kami ngobrol seperti orang yg sdh kenal tahunan. Aku perlahan mengusap dgn lembut, posisi kami sama-sama menghadapi cermin yg ada di kamar mandi itu. Aku taksir kira-kira berukuran 36C. Kemudian secara perlahan gerakannya berganti menjadi berputar dan naik turun. Hahaha..” tawanya begitu lepas.Akhirnya kami pulang bersama. Aku merasa Mira orangnya supel, sedikit bebas, dan tdk terlalu memikirkan masa yg akan datang. Akan aku buat Mira tdk dapat melupakan teknik oral ini. Aku mengusap dgn teknik memutar ibu jari dan jari tengah, sementara jari manis aku menggaruk lembut bagian pinggir labia mayoranya. Gila pikir aku, ternyata Mira profesional sekali dalam urusan seks.Aku mulai merasakan darah di kepala meningkat bersamaan dgn aliran darah menuju k0ntol. “Engga pa-pa kok, soalnya rambut kamu wangi banget, jadi aku betah.” kata aku sambil tersenyum.Dia langsung mengulurkan tangan dan memperkenalkan diri,“Oh ya, kita belum kenalan, nama aku Mira.”“Aku Erik.” kata aku sambil membalas jabat tangannya, terasa lembut sekali.Kami jadi ngobrol kemana-mana, dari ceritanya aku tahu dia salah seorang manajer marketing di perusahaan penyedia jasa internet di Jakarta.




















