Masa sih ? Bokep Mom jangan khawatir”
“Maksudmu ?”
“Saya masih menyimpan spiral di dalam ….” Aku lega walaupun di kepala ini menumpuk banyak pertanyaan seperti mengapa dia nekat begini … Aku mulai menikmati. terima kasih….”katanya sambil menciumi wajahku. Ketika terdengar suara guyuran air di kamar mandi belakang, jg masih biasa, Lilis selesai bersih-bersih rumah lalu mandi. Kami berpagutan lagi. Dada? Itu sdh sering dan Lilis jg sdh tahu. Pahanya sdh membuka lebar. Mulutnya mulai berkicau. Ya. Dia minta cerai dan ingin ikut isteriku ke Jakarta sambil siapa tahu bisa meneruskan sekolahnya dan menggapai cita-citanya menjadi sarjana pertanian. Jg gerakan wajar jika tanganku kemudian mulai membelai-belai pahanya, menyusup ke balik dasternya, merambat sampai pangkalnya. Benar, Lilis tak mengenakan bra ! Kami berciuman. “Ooooohhhh….. terima kasih….”katanya sambil menciumi wajahku. “Atau kamu gak betah di sini?”
“Bukan Kang …. Di kampung dulu dia memang amat dekat dgn isteriku. Aku dorong kepala Lilis menjauh, ciuman terlepas. Dia sdh terdaftar di SMK kelas 3, hanya belum mulai sekolah karena menunggu tahun ajaran baru, bulan depan. Beberapa detik kemudian …. Lilis melepas ciuman lalu mengerang sambil kepalanya mendongak menikmati remasanku.




















