“Abang nya Adek kemaren kena over dosis lagi. Aku lagi pusing nih..”, kata Afriani. Jav Sub Indo Kulitnya putih. Dia diam saja. Dia mengangkangkan kakinya. hh”, nafasku memburu juga. Setiap sore Afriani ku jemput ke kostnya pake mobilku. Paginya pukul 06.00 WIB kami terbangun lagi. Kami memesan 2 piring nasi goreng dan 1 gelas teh panas serta 1 gelas jeruk panas. Bibirnya merah merekah. Kami saling berpandangan. Kami duduk di food centre Malioboro Mall lantai atas. Kubaringkan Afriani sambil membuka bajunya. Dia tersenyum. kita masih harus menyelesaikan kuliah kita. Tak lama kemudian dia memandangku sambil tersenyum. Dia telah basah dan kontolku telah tegang. “Bang.., hh”, napasnya memburu. Bibirnya merah merekah.




















