Aku hanya menggelengkan kepalaku menjawab pertanyaan wanita itu. “Halo, bu Edy ada?” tanya suara itu. Bokep Mom “Kamu Ndre??” terdengar suara dari balik pintu sebelum pintu itu terbuka. Nafasku mulai memburu. “Enak-enak, kalo nginep dirumah” ujarnya kemudian pulang. “Ooo, gitu ta.. Aku menjelaskan kalau orang tua ku sedang ke Jakarta. Aku segera masuk ke rumah tersebut. “Trus kalo burungmu berdiri kayak gitu kamu ngapain?” lanjutnya. Nah, bu Bambang ini termasuk salah satu favoritku. Acara kantor katanya. “Permisi” terdengar suara wanita dari pintu depan yang membangunkanku dari lamunan. “Halo” Eh, maaf bu, ini andre, eee… anu bu.. Bentiknya juga indah sekali seperti lipatan-lipatan daging. Kasihan juga wanita ini. Yang jelas sentuhan tangannya membuat darah di tubuhku mengalir lebih cepat dan seakan-akan mengumpul di kemaluanku yang langsung menegang. “Permisi” terdengar suara wanita dari pintu depan yang membangunkanku dari lamunan. Salahnya juga membeli barang ke rentenir. “He, iya. Kini perutku yang jadi sasaran. Tanyaku pelan memberanikan diri karena aku juga penasaran. Sesekali tangannya mengusap-usap kepalaku. Terasa sangat geli dan enak. Maklum aku sering bermain di sana. Aku sepertinya mengompol tapi yang kukeluarkan bukanlah air kencing seperti biasanya, tapi sesuatu yang lengket dan berbau aneh.










