“Boleh-boleh… Lagian aku sendirian kok” sahuntuku meyakinkan. Di tengah asyiknya aku menikmati makanan, tiba-tiba telah berdiri temanku yang bernama Dina dan seorang yang telah membuatku terpaku sebelumnya. Bokep indo “Baiklah kalau menurut kamu begitu” jawab Ananda kemudian. “Kamu tahu khan, kalau di kampus banyak cowok yang menaksir kamu” terangku kemudian. “Oh.. Di saat break aku pergunakan waktu yang ada untuk menemui Ananda bersama ke dua orang tuanya. Di saat break aku pergunakan waktu yang ada untuk menemui Ananda bersama ke dua orang tuanya. Di saat break aku pergunakan waktu yang ada untuk menemui Ananda bersama ke dua orang tuanya. “Oh.. “Oh.. “Pa, Ma, Ananda boleh pulangnya belakangan?” tanya Ananda kepada kedua orang tuanya. “Aku sudah banyak menceritakan tentang dirimu kepada Papa dan Mama, makanya mereka percaya kalau aku pulangnya bersama kamu” terang Ananda meyakinkan aku. Aku hanya terdiam mendengar penjelasannya, sambil tersenyum lembut menatapnya. Malam itu Ananda mengenakan gaun warna hitam yang membuat penampilannya sangat berbeda dengan saat dia ada di kampus.




















