Sebelum aku turun dari mobil, Pak Adop menyerahkan lembaran-lembaran ratusan ribu rupiah untukku. Dan tak lupa pula, sret, sret, sret.., kusemprotkan minyak wangi di ketiak, pusar, dada dan leherku. Bokep rusia ‘Panggil saja aku ABONG..’,
‘Mau kemana Koh Abong..??’, tanyaku setelah aku memperkenalkan diri dan setuju untuk masuk ke Jaguarnya. Jalan Irian Barat ini sangat ramai di malam hari. Dan aku tidak perlu mondar-mandir untuk urusan parkir dan mobil.Aku kembali ke butik di Tunjungan Plaza. Memuaskan birahiku. Bahkan terselip pula pemikiran, betapa nikmatnya saat anak-anak lelaki tanggung meneriakiku dengan ejekan, ‘Wariaa, wariaa..’, teriakan, ejekan bahkan hinaan yang merangsang birahiku yang justru sangat aku rindukan terdengar masuk pada telingaku.Aku ingin sekali memakai rok dengan sepatu tinggi.




















