Sudah sejak lama aku mengidam-idamkan hal ini.Rintihan itu membuat Dani itu mendekatkan wajahnya ke wajahku hingga bisa kuraih bibirnya. Melihat adegan difilm aku menjadi sedikit terangsang melihat adegan itu, “Aaah.. Video bokep jepang Plaaak…” memaksa agar mau membuka mulutku.Rambutnya ditarik olehnya hingga aku jatuh terjerembab. Aku masih berkelojotan diranjang. Tak lagi aku sempat memandangnya.Dani ini sudah langsung menerkam kembali bibirku. merintihlah.. mendesahlah.. Darahku berdesir. Pemberontakanku sia-sia. Pemberontakanku sia-sia. Ingin lebih lagi dihina dan dilecehkan seperti ini.“Tetek mu bagus Citra” puji Dani terhadap payudara ku, tp Plak..plak,.. Aku melumat mulutnya. Melihat itu Dani memerintahkan aku untuk meminum air kencingnya. Matanya jelalatan melihat tubuhku yg tdk tertutup sehelai kain. “Hahaha Citra.. Aku hanya melilitkan handuk pada badanku, sambil mengeringkan rambutku dgn kipas angin aku buka channel TV sana-sini. Apakah aku memang hipersex atau memang karena Dani ini memang tangguh dan pandai bercinta. Hening sesaat. Aku setengah dibantingkannya ke ranjang. Yg ada hanya air mataku yg meleleh deras. Kemudian aku merasakan lidahnya menyapu pori-pori selangkanganku.Lidah itu sangat pelan menyapu dan sangat lembut. Aku merasa sendiri di rumahku sehingga aku merasa bebas walaupun ke ruang tengah atau ke dapur dalam keadaan telanjang.Aku masuk ke kamar mandi untuk membersihkan badanku.




















