Kurasakan jari-jemari Aa meremas jemariku, lembut dan hangat. Bokep indo Aku memanggilnya Aa karena dia jauh lebih tua umurnya dibanding aku dan karena dia adalah orang Bandung.Oh ya, perkenalanku dengan Aa dimulai dari seringnya aku menggunakan internet untuk mencari tugas kuliah, sebagian waktuku kadang kusisakan untuk berchating ria. Aa bukanlah pangeran impianku, pada dirinya aku hanya bisa menemukan nafsuku, bukan cinta yang selama ini yang kucari, walapun begitu aku berterima kasih padanya karena telah mengenalkanku pada sebuah dunia yang indah dan penuh dengan rangkaian kenikmatan. “Kenapa baru tadi sore sih kamu telepon Aa ke kantor, lagian mo ke sini nggak bilang-bilang?” protes Aa. Di dekapnya kepalaku erat-erat. Namun aku tidak menginginkan keterikatan dengannya. pintanya lembut. Dan Aa ini adalah salah satu produk yang sangat mujarab, ibarat obat ia adalah puyer penghilang segala rasa sakit, yang tadinya pikiran suntuk setelah ngobrol dengan Aa semuanya menjadi fress kembali.Aa bekerja pada sebuah perusahaan BUMN, dan pekerjaannya itu berhubungan dengan dunia internet, aku juga tidak tahu persisnya Aa mengerjakan apa namun yang pasti Aa adalah sosok laki-laki yang kuimpakan, walaupun pada kenyataannya Aa telah bertunangan dengan gadis asal daerahnya.Namun, karena letak perusahaannya amat jauh, mereka hanya bisa bertemu sekali-sekali saja.Seperti biasanya jam 4 sore aku




















