Bentar ya nanti gantian..” kataku pada Andi yang melotot melihat dari kaca spion.“Oke deh bos..” jawabnya sambil terus melotot melihat pemandangan di bangku belakang mobilku.Setelah puas berciuman, kucabut penisku dari mulut Novi.“Ayo Lis.. Bokep jepang Novi belum puas..” katanya lirih.Kembali mulut gadis belia ini menghisapi penisku.Sambil mengelus-elus rambutnya, kuperhatikan kemaluanku menyesaki mulutnya yang mungil.Ruangan segera dipenuhi oleh eranganku, juga gumaman nikmat Novi saat menghisapi kejantananku.Saat kepalanya maju mundur, payudaranya pun bergoyang-goyang menggoda.Kuremas dengan gemas bongkahan daging kenyal itu.“Nov.., jepit pakai susumu Nov..” pintaku.Novi langsung meletakkan penisku di belahan payudaranya, dan kemudian kupompa penisku.Sementara itu tangan Novi menjepitkan payudaranya yang besar, sehingga gesekan daging payudaranya memberikan rasa nikmat luar biasa pada penisku.“Yes.. Gue doain lu dapat banyak proyek deh.. Tak lama Siska, adik Andi, datang membawa minuman.“Kok udah lama nggak mampir Mas?”“Iya Sis, habis sibuk.. Gue ganti dulu ya”. Kita ajak mereka yuk..” kata Andi.“Boleh aja kalau mereka mau” jawabku.“Tapi lu yang traktir ya bos.., kan baru ngambil duit nih”“Beres deh”Andi pun kemudian menghampiri mereka dan mengajak berkenalan.Memang Andi ini pemberani sekali dalam hal begini.Dia memang terkenal playboy, punya banyak cewek.Hal itu didukung dengan perawakannya yang lumayan ganteng.“Lisa..” kata gadis berambut pendek itu saat mengenalkan dirinya.“Ini temannya siapa namanya” tanyaku sambil menatap




















