ujarku sambil mengajaknya pulang.Kami berdua berjalan melewati ruangan billiard. Bokep jepang hot serunya dengan nada marah.Tenang aja Ros, elu duduk aja di sana, nungguin gua..! ujar Rosa dengan wajah ketakutan.Udah, nggak apaapa, elu nggak perlu takut.. tambahku sambil melihat ke arah jam tanganku. Tp tiba-tiba langkahku terhenti saat tangan manajerku menahan pundakku.Terima aja Is, kamu kan lagi butuh uang, lagipula mereka nggak begitu jago kok..! Hentikan.! Nggak apaapa deh, besok gua minta keringanan aja dari kampus ujarku dengan nada lemas.Elu sendiri, dari mana.? sanggahku sambil tersenyum menenangkan hatinya, akhirnya Rosa pun berjalan dan duduk di sofa tersebut.Sudah lima game berjalan, aku menang dua kali dan kalah tiga kali, membuat aku harus menanggalkan jaket, blouse dan celana panjang yang kukenakan hingga saat itu hanya tersisa bra dan CD saja yg masih melekat di tubuhku.Jangan sampai kalah lagi, ujarku dalam hati, dua kali lagi aku kalah, maka aku akan benarbenar Bugil. Saat kejadian itu menimpaku, aku sedang duduk di semester 2.




















