ya, pahaku yang dibalut celana panjang kain warna coklat. Lenganku kemudian ku tekan sedikit ke belakang, sehingga aku bisa merasakan sesuatu yang begitu empuk. Nonton bokep jepang Uuuh, lega. Aku jengkel banget.Hujan mulai turun. Tentu saja dengan mata terpejam. Aku segera menutup mata. Matanya yang bulat besar memantulkan kilatan cahaya neon di luar bus.Dia memandang ke bawah tubuhku.“Kasihan ya,…” senyumnya menunjuk ke “adikku”. Aku langsung tanggap. bahan kain celana dalamnya halus sekali. Sepanjang sejarah kehidupanku, bisa dihitung berapa kali aku melanggar aturan atau norma. Ada secarik kertas kecil di bekas tempat duduk ibu tadi. Mengurangi kebisingan akibat lalu lalang orang mencari tempat duduk.“Mas, mas, maaf …,” ada suara merdu rupanya. Aku menggoyangnya pelan dengan jariku. Aku kemudian berpura-pura tidur. Keluarga di sampingku bangkit. aku membuka mataku. Dan ibu itu balas menggesek. Kalau saja ….Aku memandang ke samping. Untung aku ada sweater yang bisa menutupi si “burung” nakal. Aku segera membuka mataku untuk menegur orang tuanya. Dan sangat empuk. Orang-orang sudah mulai turun bus. Mulutnya kemudian berpindah ke ….




















