untung dia ngomongnya ngga kenceng. Hehehe.. film bokep jepang siapa dulu yang jualan” katanya tersenyum sambil menepuk dada.Dan saat itulah aku mulai memperhatikan baju kausnya ketatnya yang menonjolkan buah dadanya yang lumayan besar.. Mm.. Kecil-kecil udah nonton BF. hmm.. Cie Lena.Sekarang ini, dia masih belum menikah dan kini bekerja sebagai karyawanku di sebuah kawasan perkantoran di xx.. Aku balas tersenyum pada SPG yang ramah tapi agak sok akrab itu, “Iya Cie..”, Aku panggil dia Cie sebab jelas-jelas usianya lebih tua daripada aku, mungkin 21 atau 22 tahunan. Kontolku sudah terlalu lemas sehingga tidak dapat bertahan lebih lama dalam liang memeknya.. aku udah ngga tahan nii.. Donald Duck?”“Be Ef, Cie.. Ia sedikit melenguh dan terduduk di kursi.. plus bonus ujung hidungnya..Slepp.. sama siapa?”
Aku menggeleng pelan, “Nonton doang. Membuat jalaran geli tadi semakin melebar ke seluruh permukaan kulit tubuhku dan pada saat nampaknya tak tertahankan lagi.. berarti kamu ngga kelayapan..”
Aku tertawa, “Hehehe ciecie bisa aja.. Kamu kan masih anak kecil..”
Lalu dia menunjuk burung-ku“Punya kamu itu kekecilan. “Cie Len.. Kayak yang di film-film..”
“Film apa?










