Lagi ngapain,” katanya.“Tadi kamu aku panggil-panggil tp nggak jawab, lalu aku masuk. Mas Pri pipis ya?” sambungnya.Mungkin dia membandingkan dgn saat kita mandi bersama dulu. Bokep terbaru Sshh.. Tiba-tiba dia menggeliat. Kutekan lagi. Tp sebelum pulang Fitri mencium pipi kananku.“Fitri sayang Mas,” katanya singkat.Sepulangnya Fitri, segala macam perasaan berkecamuk di dadaku. Bukan main, setelah sensasi dahsyat tadi mereda, kucium dia.“Terima kasiihh.. aacch..”Mendengar desahan itu aku makin cepat memompa kont0lku naik turun. Maass.. Kira-kira sebesar bola tennis. Tdk tahu apa-apa tentang seks.“Coba kamu lihat terus. oohh..” sahutku keenakan.Ditariknya celana dlmku sehingga kont0lku pun berdiri tegak.“Maass lucu seperti tiang listrik,” katanya.Lalu kont0lku digenggamnya, diremasnya.“Aaahh..” aku mendesah-desah keenakan. sshh..” dia mendesah agak keras, kudiamkan karena aku yakin saat sekarang di sekeliling kontrakanku pasti sepi.Lalu ciumanku turun ke perutnya. Sementara garis CD nya terlihat jelas di balik dasternya yg biru tipis.Nafas Fitri kudengar makin cepat dan badannya agak gemetar. Penyakit ibuku paling-paling hanya masuk angin. Terkadang Senin, kadang Selasa atau hari-hari yg lain. Nanti siapa tahu ilang sendiri.” kataku.Lalu kubantu dia bangun, mengelap dipan dgn kain basah sambil melirik jam beker. Enaakk banget. Selama aku menjelaskan, Fitri sering memandangku. Mungkin kena angin. Bukan main, setelah sensasi dahsyat tadi mereda, kucium dia.“Terima kasiihh..




















