Lebih nikmat dari yang pertama, seakan-akan ada sesuatu yang makin besar dalam dirinya, siap meledak sewaktu-waktu.Sementara itu Nick bergerak semakin cepat, mulutnya meracau.“Uhhhh……. Betapa jahatnya dia terhadap Susan. Bokeb Nick merasa amarahnya mulai naik ke ubun-ubun. Bibirnya mencuri-curi kesempatan untuk mencicipi mulusnya leher jenjang milik Tessa. Elo tunggu di mana?”“Langsung aja ke atas Nick, gue tunggu elo di tempat biasa.”“OK, wait for me then.” Masih sempat di dengarnya Susan berteriak kegirangan di latar belakang sebelum hubungan terputus.*****Sabtu, 23:30. Ditariknya selimut menutupi tubuh mereka berdua.“Do you love her Nick???” tanya Susan tiba-tiba, memecah keheningan.“Siapa?” Nick tersentak mendapat pertanyaan tiba-tiba tersebut.“Wanita yang kita temui di lift tadi, namanya Tessa?? Bibirnya mencuri-curi kesempatan untuk mencicipi mulusnya leher jenjang milik Tessa. She’s good in bed, pikir




















