Kisah Hangat Keluarga: Kisah Kita Zen Dan Ayah Tirinya

Nafasnya mendengus-dengus tak teratur. “Debby sangat mencintai Theo,” bisiknya. Bokep jepang Debby, aarrgghh..!” raung Theo sambil menghujamkan batang kemaluannya sedalam-dalamnya. Batang kemaluan itu telah membengkak dan terlihat mengangguk-angguk. Dibersihkannya celah di antara bibir vaginanya dengan cara mengusap-usapkan dua buah jarinya. Setelah berdiri, Debby merasakan telapak tangan Theo mengangkat paha kirinya. Dan setiap kali mendengar suara ‘cepak’ itu, darahnya seolah terasa berdesir hingga ke ubun-ubun. Tak lama kemudian, telapak tangan itu semakin jauh menyusur hingga akhirnya ia merasakan lipatan bibir luar vaginanya diusap-usap. Disabuninya punggung gadis itu dengan kedua telapak tangannya. “Aarrgghh.., aarrgghh.., Theoo!”
“Theoo.., Debby pipiis..!”
Rintihan itu membuat Theo semakin cepat menghentak-hentakkan pinggulnya. Lidahnya menjulur dan bergerak-gerak liar untuk memilin-milin lidah Theo. Bakat untuk menaklukkan lelaki! “Argh, aarrgghh.., Theo!” rintih Debby. Ketika menggerakkan telapak tangannya ke arah atas, busa sabun terdorong dan menggumpal di antara jari jempol dan telunjuknya. Disangganya punggung gadis itu dengan dadanya. Telapak tangannya terus bergerak ke atas. “Masih sakit?” tanya Theo. Dicicipinya dengan penuh perasaan!

Kisah Hangat Keluarga: Kisah Kita Zen Dan Ayah Tirinya

Related videos