Kucing Keriting Jepang Jilid 25

“Brukkk…..” lagi-lagi pak Dion mendorong kasar bahu Ira sampai punggungnya ambruk diatas meja. “Kayanya dia ngak mau sama elu deh…, gimana kalau sama om aja, mau yah manis…? Bokep Mom Terdengar suara memelas seorang gadis dari dalam perpustakaan. “Hahhhhh ????? “Mayyyyy…. “Hhhhh……” Aku menghela nafas panjang sambil bersandar, bete banget hari ini, agak lama kami berempat berdiam diri didalam kelas dengan pikiran yang kacau balau.“Udah…, kita cabut yuk…” Vivi menarik tanganku, sementara Reina dan Farida juga sudah bersiap-siap angkat kaki dari sekolahan yang mendadak menjadi tempat yang mengerikan bagi kami berempat. “Rei….” Aku berusaha mendorong kepalanya, ketika merasakan rasa geli yang semakin menyiksaku, Reina menarikku berdiri, kemudian ia menarik resleting rok seragam yang kukenakan,“Aduh, kasar amat.sich Reiiiiii…” aku protes ketika Reina menelanjangiku dengan kasar, Reina hanya tersenyum nakal sambil mengacungkan bra milikku dan melemparkan bra warna putih itu jauh-jauh. Kadang-kadang terdengar suara memohon diiringi gelak tawa. “Hekkk… Heggkkk… Enhhhhhh… Hissss” Tubuh Ira tampak kejang semetara Pak Dion tampak kasar menjejalkan kepala penisnya.“AAAAHHHH…Ohhhhhh, aduhhhhhh…Awwwssshh” tubuh Ira tersentak dengan kuat seiring dengan tusukan kasar Pak Dion. “Kruuyuuuuuukkkk….. “kata-katanya yang lebih spesifik… hmmm apa ya ? napa emanggg ?” Farida melirik tempat berkumpulnya para om-om disudut itu.

Kucing Keriting Jepang Jilid 25