Tapi kaliini hanya sekitar 2 atau 3 menit saja.“Udah ah,jangan ciuman terus dong. Suaralembut membisikkan telingaku.“Bernas,bangun yuk. Bokep jepang Mungkin karenadia rajin bersalon ria di salon ibu,paling tidakseminggu 2 kali. Mobil kijangnya hanyadatang dengan supir.Sebut saja nama ibu tiriku adalah Tina (namasingkatan). Aku pun semakin bergairah danmenyetujui saja usul tante Ani.“Yee,tante menang lagi. Bagian dada atasnya juga putihmulus. Bernas masih belon laper. Jadiaku bisa maklum apabila tante Ani sering keluarrumah. Tapi itu menjadikan darahku bergejolak lebihderas lagi.“Straight … Bernas … One Pair … Yes tantemenang. Untung tante Ani tidakprotes dengan pilihan saya,mungkin karenasudah terlalu lapar dia.Setelah makan,kita mampir ke tempat mainbowling. Bernas mau nggatemenin tante?”.“Emang tante mau makan di mana?”“Tante sih mikir Pizza Hut.”“Males ah ogut kalo Pizza Hut.”“Trus Bernas maunya pengen makan apa?”“Makan di Muara Karang aja tante. Ayo buka… buka”. Sekalianpelajaran pertama buat Bernas.” kata tante Ani.Tanpa berpikir ulang,aku mulai mendekatkanwajahku ke wajah tante Ani. Masalah dari penceraiantersebut,aku masih kurang tahu sampaisekarang ini. Permainan kami menjadi seru danterus terang aja tante Ani sangat menikmatipermainan ‘Truth & Dare’,dan dia sportif apabiladia kalah. Tapi itu menjadikan darahku bergejolak lebihderas lagi.“Straight … Bernas … One Pair … Yes tantemenang.




















