Dia sempat menanyakan kesehatan saya. Sampailah kami pada sebuah tangga ke bawah tanah yang dari luar terlihat seperti basement apartemen biasa, eh.. Jav Sub Indo Dadanya kini menempel pada lenganku yang kekar. Tidak tahunya, besok pagi saya muntah darah. Karena itu dia begitu tertarik mengenal saya yang Indonesiajin. Rupanya para CBL tadi berusaha membuat dia mabuk. Saya terus menanyakan barnya, bagi saya uang 400 ribu rupiah termasuk banyak untuk happy semalaman. Paling mereka diam, lagian kebanyakan tidak protes kok. Setelah itu saya ngeloyor turun ke bawah. Hmmmm, yummy… totally fuckable! Hmmmm, yummy… totally fuckable! Dari kerlingannya ketika beranjak keluar warung, ketahuan suster ini hot juga. Sementara itu si Jendral masih melongok keluar boxer shorts dan risluiting saya, sekalian dikeringkan oleh tangan Kiko yang cekatan.




















