Karena aku membaca bukunya, sampai hapal di luar kepala.Tiba-tiba Reni mendekatkan wajahnya ke wajahku sambil berkata dengan suara bergetar, Kalau gitu praktekkanlah pengetahuanmu itu padaku sekarang.Aku terperangah, Kamu mau kucium ?Iya, Reni mengangguk perlahan, ingin tau bagaimana rasanya ciuman bibir…Aku mau menjawab, tapi Reni keburu mendaratkan bibirnya di bibirku. Pada masa itu motor pun masih sangat jarang.Seperti biasa, pantai yang kami kunjungi siang itu lengang sekali. Bokep rusia Hmm…baru sekali ini aku memandangnya dari sudut yang berbeda. Ia meminta agar aku menyempurnakan kalimat demi kalimat yang ditulisnya. Apakah Reni menyadarinya atau tidak, entahlah. Ia mengenakan pakaian renang, yang kuanggap hanya mengenakan celana dalam dan beha berwarna merah juga seperti gaun yang sudah dilepaskannya itu.Reni menghampiriku. Kalau Mama tauy, pasti kita dimarahin. Aku tak mau munafik. Lalu melangkah masuk ke dalam rumah. Tapi aku masih sangsi dan berkata, Berenang di pantai kan beda dengan di kolam renang, Ren.Memang aku tau berenang di laut selatan itu berbahaya. Kalau Mama tauy, pasti kita dimarahin.




















