Ia berjalan memasuki kamar dan mengunci pintunya. Bokep Mom Paha kiriku diangkatnya dan disangkutkan ke pundaknya. Berutung kali ini, aku bisa memaksanya menandatangani berkas ujian susulanku.“Masih ada mata kuliah Pengantar Berorganisasi dan Kepemimpinan”, katanya sambil membubuhkan nilai A di berkas ujianku.“Selama bapak masih bisa memberiku nilai A”, kataku pendek.“Segeralah mendaftar, kuliah akan dimulai minggu depan!”.“Terima kasih pak!” kataku sambil tak lupa memberikan senyum semanis mungkin.“Winda!” teriakan seseorang mengejutkan lamunanku. Cuma satu stel sofa, sebuah rak perabotan pecah belah. Aku menggerakkan tanganku untuk menyeka bibir bawahku itu dan tanganku pun langsung dipenuhi dengan cairan kental berwarna putih susu yang berlepotan di sana.“Bukan main Winda, ternyata kau pun seperti kuda liar!” kata Pak Hr penuh kepuasan. Namun rupanya lelaki tua itu tidak peduli, bahkan senang melihat aku dalam keadaan demikian. Lalu dengan perlahan ia mendekatiku. Tapi akupun segera dapat menguasai keadaanku. Benda itu hanya masuk bagian kepala dan sedikit batangnya saja ke dalam mulutku. Yos, dan Bram seperti tipikal orang sebangsa Dino, Tito berbadan tambun dan yang bule namanya Marchell, sementara gadis SMU itu bernama Shelly.




















