Kini salah satu ujung jarinya sudah mengelus-elus klitorisku dan aku semakin merasakan nikmatnya. Aku buka pintu dan memeluk cucuku. Bokep Arab Sebelah tangannya mengelus-elus duburku dengan lembut. Saat aku membenahinya, aku mendengar suara bel berbunyi. Aku menjepit kepala Dodi dengan kuat dengan kedua pahaku. Ntar mama jadi mau lagi. Kami bercerita tentang sekolah cucuku, seakan tak pernah terjadi apa-apa. Aku tak pernah hamil. Tapi izinkan aku mencintaimu seumur hidupku,” katanya.“Tapi bukan begitu caranya, sayang.”“Inilah cara terbaik buatku, Ma. Kami pun terus melakukannya sampai kami merasakan puncak nikmat yang luar biasa.Hanya lima menit kami istirahat. Dodi meringkih. Usai makan, kami langsung mencuci mulut dan menyabun tangan kami di kamar mandi.“Ma, aku sudah gak tahan,” katanya merengek, persis rengekan anak SD.Aku tersenyum.




















