Cairan birahinya makin membasahi lidah dan mulutku. Bokep rusia Bibir, muka sama dada kamu kenas permaku?”Linda menggeleng dengan pandangan sayu.Tangannya masih tetap memainkan tongkolku yang sedikit melemas.“Kamu baru pertam kali kan, mainin koto orang selain suami kamu?”“Iya, Ndrew. Kapan masuknya, kok gak kedengaran? Setengah telanjang lagi?” selidik Rika. Seteah itu, diturunkannya zip celana jeansnya, dan dibukanya kancing celananya.Perlahan, diturunkannya jeansnya…sedikit ada keraguan di wajahnya. Cairan birahinya makin membasahi lidah dan mulutku. “Lin…kamu…,”leherku tercekat.“Aku nggak tega liat kamu menderita, Ndrew,”sahut Linda sambil membelai tongkolku dengan tangannya yang lembut.My gosh…perlahan impin dan obsesiku menjadi kenyataan. Ternyata CD Linda ketinggalan di kursi yang tadi didudukinya waktu sedang aku jilat memiawnya.Astagaaa…untung Rika nggak ngeliat…atu jangan-jangan dia udah liat, makanya sempat melontarkan pandangan menyelidik? Perlahan kumasukkan telunjukku, mencari G-spotnya.Akibatnya luar biasa. Aku pun menceracau, tapi Linda tidak menanggapi omonganku.“Oh…Liiiinnn….kamu kok mulus banget siiiihhh….”aku terus menceracau. “Daaa, sayang…”“Mmmuuaachh…,”Linda memagut bibirku lama, seolah tak mau kehilangan momen yang sangat dahsyat. Untung saja, ada anggota timku yang bisa mengurangi keteganganku. Dia adalah sahabat istriku sejak dari SMP hingga lulus kuliah, dan sering juga main kerumahku.




















