Namun apa daya, cintaku yang tulus dan suci ini harus menerima. Wajahnya begitu ayu & keibuan, dg penampilannya itu mebuat dia berbeda dg wanita kota kebanyakan yg kukenal. Bokeb Kakiku terasa lemas, tanpa terasa air mat aku pun jatuh di pipi melihat Licia yg sama nafsunya melayani birahi dosen tua itu. kemudian kulihat dosen itu mengocok kan senjatanya. punyaku kembali di telan gua yg sangat nikmat itu….“akh…akh…sayang…” Feli kembali meracau sanyang….goyangan mu enak” aku meberikan pujian dg apa yg dilakukan oleh Feli, ternyata pujian ku itu membuta dia semakin menj ada i-j padamenggoyangi punyaku“sayang Feli mau sampai lagi” benar saja kata orang kalo cewek diatas pasti cepat dapat kenikmatannya“iya sayang kita sama-sama yah” semakin kencang goyangan itu & aku juga menghentakkan punyaku




















