Belinda dan Hedy cukup akrab, mereka sering jalan bareng, bahkan Belinda pernah ikut liburan bersamaku dan Hedy. Bokep indo Kemudian Belinda berpose lagi. Nggak lucu kan kalau keluar di dalam, terus tahu-tahu dia hamil. Nggak lucu kan kalau keluar di dalam, terus tahu-tahu dia hamil. Aku juga malu hubungin Om setelah dijeblosin sama Om Jordy… Pasti Om jadi ga mau dekat-dekat aku lagi…” Belinda mulai terisak.Seperti dulu, refleksku adalah merangkul. Kuperhatikan sekeliling, Jordy sudah menyiapkan lampu-lampu kilat. “Aku juga salah kalau ngarepin Om… Mana mungkin…”“Ha…?”“Mulai besok aku nggak di sini lagi, Om,” kata Belinda. Belinda indekos di satu rumah besar tetangga kami yang diubah jadi rumah kos; orangtuanya ada di lain pulau, tapi Belinda sepertinya kurang dekat dengan mereka. Pacar orang pula. Kami janji bertemu di studio milik Jordy satu siang. Dia tidak menoleh. Dia mau pergi.“Selamat tinggal, Om…” Dia mendekatiku dan mencium bibirku. Kubidikkan kamera ke arah Belinda yang sedang menyisir rambutnya di balkon. Aku masih laki-laki normal. Di hotel, di apartemen, di mobil… Pemotretan juga jalan terus. Kemaluanku mencuat di depan perutnya.“Ah, nanggung. Foto dan videoku dengan Belinda… berarti dari pemotretan pertama itu.“Dari mana dia dapat?”“Dia dapat dari HP dan komputerku, Om… Om Jordy rupanya pernah otak-atik isi barang-barangku,




















