Apalagi diperintah untuk berlutut oleh seorang wanita. Sambil mengusap-usap rambutku, diangkatnya kaki kanannya sehingga roknya semakin tersingkap hingga tertahan di atas pangkal paha.“Suka Jhony?”“Hmm.. Bokep Mom Nafasnya mengebu. Ia kemudian menekuk dan meletakkan telapak kaki kanannya di permukaan kursi. Betis yang indah, higienis dan terawat. Sebelah kaki menekuk dan terbuka lebar di atas kursi, dan yang sebelah lagi menjuntai ke karpet.“Suka Jhony?”“Hmm.. Kerongkonganku terasa panas dan kering. Terutama alasannya yaitu sikapnya yang ramah. Telapak kaki kirinya menginjak bahuku. Tunjukkan bahwa betisku indah!”Aku mengangkat kaki Mbak Lia dari lututku. Aku terpana menatap keindahan dua buah bibir berwarna merah yang berair mengkilap. Aku sendiri sudah termasuk staf senior. Lalu saya menengadah. Ia tersenyum menatap hidungku yang telah licin dan basah.“Enak kan?” sambungnya sambil membelai ujung hidungku.“Segar!” Mbak Lia tertawa kecil.“Kau cerdik memanjakanku, Jhony. Sebagai atasan baru, ia sering memanggilku ke ruang kerjanya untuk menjelaskan overbudget yang terjadi pada bulan sebelumnya, atau untuk menjelaskan laporan mingguan yang kubuat. Kuhirup aroma kewanitaannya dalam-dalam, seolah vaginanya yaitu nafas kehidupanku.“Fantastis!” kata Mbak Lia sambil mendorong kepalaku dengan lembut.




















