Hingga kira-kira setelah satu setengah jam aku menghabiskan waktuku dengannya, aku meninggalkannya dengan satu alasan yang kukarang. Bokep Mom “Masih di rumah Jakarta, ntar gue pulang dua hari lagi kok, udah dulu yah.. elo di mana Lis..?” suaraku terdengar serak karena aku memang masih ngantuk berat. “Ohh.. “Masih di rumah Jakarta, ntar gue pulang dua hari lagi kok, udah dulu yah.. Aku lalu berkenalan dengannya, dan mengambil tempat duduk di hadapannya, lalu beberapa saat kemudian aku sudah terlibat obrolan ringan dengannya, dan aku tidak memerlukan waktu yang lama untuk mengetahuinya bahwa dia sangat berbeda dari bayanganku, dan berbeda pula dari semua hal yang dia telah katakan semalam dalam chatting. “Ohh.. So, be careful girls don’t do stupid things like I did.. ouwfouwww.. “Masih di rumah Jakarta, ntar gue pulang dua hari lagi kok, udah dulu yah.. hi.. “Jaga rumah baik-baik ya Bik, kunci semua pintu dan jendela, kalau ada orang yang nggak dikenal, jangan biarkan masuk..” sambungku lagi. Aku selalu mengingatkan pembantuku dalam hal keamanan, karena aku tinggal sendirian di rumah, dan hanya ditemani mereka berdua saja.Kemudian aku sudah meluncur ke arah Dago bawah, matahari sudah mulai condong ke Barat, aku ingin jalan-jalan sebentar cuci mata di Galleria BIP, melewatkan waktu










