Bel istirahatpun berbunyi, dan kami langsung menuju kantin untuk makan siang.Baru saja aku selesai makan, Laura mendekatiku dan berbisik “Besok Bapak saya tunggu di Hero sekitar jam 10.00 pagi, ada yang ingin saya bicarakan, saya tunggu didepan ATM”. Tanpa perasaan jijik, Laura menelan semua sperma yang ada di dalam mulutnya, seperti tidak puas, dia menjilati kontolku yang masih ada sisa-sisa spermanya.“Fais, enak juga ya rasa sperma lo, gurih-gurih gimana gitu..”, kata Laura memuji. Bokep Mom Geli.. Maaattt.. Namun kejadian yang baru saja aku alami, tetap mengganggu pikiranku. Siswi tersebut, kita sebut saja namanya Laura, diperbantukan di departemen Personalia, sedangkan aku, bekerja di departemen PPIC. Namun kejadian yang baru saja aku alami, tetap mengganggu pikiranku. Akhirnya spermaku keluar di dalam kehangatan lubang memeknya.,,,,,,,,,,,,,,,,,, Mungkin karena aku tidak konsentrasi dengan apa yang sedang kami bicarakan.Laura bertanya “Pak, kok kadang-kadang ngejelasinnya tidak nyambung sih??”. Tapi ternyata, yang kulakukan itu malah membuat Laura berani untuk membalas ciumanku. Benar.. Dengan sabar, aku menunggu dan terus mempermainkan susunya.




















