Tidak cukup lama, orang-orang sudah berkerumun ke arah anak itu. Nonton bokep jepang “Kamu tidak perlu melakukan itu.”
“Aku tidak ingin kamu sakit.”
“Aku sudah pakai jas hujan.”
“Itu tidak cukup.”
Lalu, sebuah mobil di seberang jalan membukakan pintu. Itu karena anak perempuan dalam mobil sedan itu terlihat ingin muntah, jadi dia membutuhkan kantong plastik hitam demi memuntahkan semua isi perutnya. Ada sedikit rasa kagum melihat anak itu. Aku yakin sekali, orang tuanya sudah berhasil mendidiknya dengan ajaran agama. Aku mematung di tempatku berdiri. Aku serius soal ini. Anak itu kembali menyodorkan jualannya, tapi kini cara berdirinya kurang stabil. Aku kini mulai bingung. Beberapa di antara mereka malah lebih menakutkan daripada hantu-hantu yang bergentayangan di rumah-rumah tua. Aku mematung di tempatku berdiri. Aku mematung di tempatku berdiri. Anak laki-laki itu juga ikutan merokok. Atau seorang lelaki berjaket jins yang memayungi seorang perempuan yang jelas-jelas memakai jas hujan. Di dekat tiang lampu merah, sekitar beberapa meter dari tempatku berdiri, ada seorang anak laki-laki berambut kusut berpakaian kusut menenteng kantong-kantong plastik hitam yang juga kusut.




















