Belum sempat mataku
menikmati tubuhnya yang sudah telanjang bulat, tangan kananya sudah menggenggam
rudalku. Kedua tangannya
dilingkarkan ke leherku.“Katanya mau mandi?” setelah berkata itu, lagi-lagi hidungku
jadi sasaran, dipencet dan ditariknya sehingga terasa agak panas. Bokep japan Sebelum berpisah, aku
sempat berjanji untuk main ke rumah Farah lain waktu.Diam-diam aku merasa geli. Tapi
aku mau lebih. “Ih, senyam-senyum melulu Senyummu itu senyum mesum tahu,
kayak matamu itu juga mata mesum!” Mbak Mira makin naik, wajahnya sedikit
memerah. “Lucu kepalamu,” Mbak Mira sewot. Selama menemani kakak
beradik itu, aku mulai sering mendekati Mbak Mira jika kulihat Farah sibuk
memilih-milih pakaian. Setelah itu dia berjalan ke belakang
ke arah kamar mandi. Abisnya Mbak Mira ini lucu,”
kataku. “Dik, jangan pulang dulu. Aku tidak sabar menghadapi aksi Mbak Mira yang menurutku terlalu
pelahan itu, mulai kusodok-sodokkan rudalku dari bawah dengan cukup cepat. “Aku mau mandi, tapi bareng ya?”
“Ih, maunya .. Dalam keterpejaman mata itu, aku seperti melayang-layang dan
sekelilingku terasa begitu Mira, seperti nama waMela yang sedang menyatu
denganku. Mbak Mira kemudian melepas BH, kulot dan CD-nya yang juga berwarna
hitam. aaaaaa … aaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhh,” desahan dan
jeritan kecil Mbak Mira itu disertai kepala dan tubuhnya yang bergerak ke
depan.




















