Reza kini telentang di
tempat tidur yang acak-acakan dan penuh oleh mani yang mengering.“Ooww..”, Teriakan Yeni terdengar keras saat ia tidak bisa lagi menahan orgasmenya.Tangannya mencengkeram tangan Reza, kepalanya mendongak menikmati kenikmatan yang menjalar ke seluruh
tubuhnya. Sementara Reza sendiri tetap menusuk-nusukkan penisnya ke vagina Yeni yang makin becek.“Ayoo…, makin dalam dalamm”.“Ahh.., aahh…, aahh..”, Rezapun mulai berteriak-teriak.“Mau kelluuaarr”Yeni sekali lagi memejamkan matanya, saat mani Reza menyemprot dalam liang vaginanya. Bokep Mom Kenapa kamu ngikuutin saya!”, Yeni agak jengkel dengan muridnya ini.“Boleh saya masuk?”.“Tidak!”.“Apa guru-guru perlu tahu rahasiamu?”.”!!”dengan geram ia mempersilakan Reza masuk.“Enak ya rumahnya, Bu”, dengan santainya ia duduk di dekat TV.“Pantas aja Adi senang di sini”.“Apa hubunganmu dengan Adi?, Itu urusan kami berdua”, dengan ketus Yeni bertanya.“Dia teman dekat saya. Ia berteriak lirih
seiring gerakan Reza. Namun otaknya masih berfungsi normal, meskupun sempat kaget.“Kamu kan nilainya bagus, nggak ada masalah kan..”, sambil duduk di balik kemudi.“Ada sedikit sih kalau Ibu nggak bisa mungkin kepala guru bisa membantu saya, sekaligus melaporkan
pelajaran Adi”, Reza tersenyum penuh kemenangan.“Apa hubungannya?”, Keringat mulai menetes di dahi Yeni.“Sudahlah kita sama-sama tahu Bu. Tangan Yeni kini menopang tubuhnya ke permukaan pintu kulkas.“Ibu…, sekarang!”“Ahhkk”, Yeni berteriak,saat Adi menyodokkan penisnya dengan keras ke liang vaginanya dari belakang. Yeni segera menuju pintu itu,




















