Seperti biasa aku membereskan semua sisa pekerjaanku sekaligus semacam evaluasi pribadi akan kinerjaku hari itu. Insting-ku seperti merasakan kehadiran orang lain di ruangan ini. Nonton bokep jepang “Eh.. “Hai.. “Ah that’s enough Hen.. Biasanya aku suka mampir di “Playan” yang kebetulan dekat dengan kantorku dan bersama beberapa rekan kantor “hangout” di Kafe Wien sampai keadaan jalan mulai lenggang baru pulang. Kakiku mulai terasa letih disaat Diana dan Nina mulai melenguh panjang dengan nafas yang menderu saling bersahutan. Lesbian itu nyata adanya! pernah liat mereka berdua kiss-kissan sambil pegang-pegangan di toilet?”
Wah, seruku dalam hati. Geli juga sih membayangkan bagaimana kelakuan dia di rumah. Ingin aku memalingkan muka karena muak melihat perbuatan mereka namun rasa ingin tahuku terlalu kuat hingga aku menyaksikan “permainan” mereka dari balik




















