“gimana Tika , suka menonton yg tadi…??” tanya Panji menyadarkan Tika yg kemudian dengan gerakan canggung kembali berusaha duduk seperti semula. “nahh..kerens..seperti itu !! Nonton bokep jepang kalian pikir saya jatuh miskin seusaikamu khianati…hmm@!!!!” kata kata Panji terus menekan mental Ana
“ooo..kamu bakal membayar……tp tdk dengan uang..!!!!” lanjut Panji. Tika sendiri nyatanya tetap terangsang serta tanpa sadar tetap meremas remas toketnya sendiri. jangan bunuh kakak saya , dirinya cuma keluarga saya satu satunya..saya mohon ” saat ini giliran Tika yg memohon. nah , ada siapa lagi di rumah ini..?” tanya Panji
“adik saya pak , di lantai atas ” jawab Ana gemetar
“panggil dirinya ..”
Ana ragu sejenak , tetapi intimidasi dari gogon memakai pistol membikinnya akhirnya menyerah
“Tika…..!!!




















