Papa udah ngebiayain elu hidup dan kuliah. Bokep terbaru Tapi aku tidak mampu berbuat apa-apa. Tanpa mempedulikan aku yang terus meronta-ronta sambil menjerit-jerit kesakitan, jari-jarinya terus-menerus merambahi lubang kenikmatanku itu, semakin lama semakin tinggi intensitasnya.Aku bersyukur dalam hati waktu orang itu menghentikan perbuatan gilanya. Itu kan sudah terjadi”, kata ayah tiriku menenangkan aku yang terus menangis dalam dekapannya.“Tapi, Pa. Cepat kamu bebaskan Merry!”Ah, akhirnya neraka jahanam ini berakhir juga, pikirku. Melihat pemandangan yang indah ini membuat mata Rio tambah menyalang-nyalang bernafsu.Tangan Rio mencengkeram kerah blus yang kukenakan. Ayah tiriku semakin ganas menyodok-nyodokkan kemaluannya ke dalam kewanitaanku. Lalu ia pergi begitu saja meninggalkanku yang langsung saja merapikan pakaianku kembali. Kedua belah buah dadaku yang ranum dan kenyal merapat pada dadanya. Kemudian dengan secepat kilat, ia menyelipkan tangannya ke dalam celana dalamku. Aku masih berlapang dada menerima segala perlakuan itu.Pada saat itu aku baru saja pulang kerja dari kantor. Segera dibukanya seluruh ikatan di tangan dan kakiku. Aku pun langsung menelan obat sakit kepala yang diberikannya.“Gimana sekarang rasanya?










