Clecckk.. Diluar.. Bokep japan oke.. tapi bener juga sih teh, hehehe.”Akhirnya obrolan kami sedikit terhenti karena pesanan makanan kami sudah datang di meja. Aku yang terpojok tak bisa berbuat apa-apa lagi ketika tubuh Denny menerkamku dan dengan beringasnya ia mulai membuka satu persatu kancing bajuku.“Jangan. Karena bahan yang kami kerjakan ini keesokan harinya akan dipakai oleh Kepala dinas, sebagai bahan meeting bulanan bersama para kepala dinas lainnya.“Aduh teh, maaf aku buat teteh ikut lembur juga bantuin aku.”“Ia gpp Fa, salah teteh juga nggak disiplin diri.”“Aduh teh aku jadi nggak enak, kan Aldi pasti nunggu ini udah jam 6 loh.”“Ow ia yah, aduh gimana yah.” aku yang baru sadar kalau pembantuku tadi minta ijin pulang duluan karena ada urusan keluarga.“Ya udah teh, tinggalin aja biar Ifa yang kerjain sisanya nanti teteh bawa ini aja sebagian buat besok di kasi ke pak kepala.” ucap Ifa padaku yang sibuk mengecek HP menelpon ke rumahku sendiri.“Assalamualaikum.. Namun kembali ia lanjutkan membuka kancing bajuku hingga 2 kancing teratas berhasil lolos.Denny terlihat terburu-buru dengan aksinya namun ia berhasil menyentuh kulit payudaraku dan menyusupkan tangannya ke dalam bra dan menyingkapkannya sehingga payudara kiriku sudah berada diluar bra dan bajuku.




















