Sungguh-sungguh Jadi Ekstrem

Mbak mau pulang kemana emangnya?”“Ke Pondok Labu, Mas…” Jawabnya singkat. “Saya pinjamkan handphone untuk menelpon asuransi atau tukang derek saja ya, mbak. Bokep jepang hd Ku coba memejamkan mataku.Belum sempat terlelap, pintuku diketuk pelan.Aku pun bangkit dari kasur, menuju pintu dan membukanya. Gisel mengulurkan tangannya ke dalam saku piyamanya. Ku baringkan dan ku selimuti, lalu aku ikut berbaring di sampingnya.Hari sudah terang karena matahari yang terjaga dari tidur lelapnya. Rupanya Gisell pun orgasme, empat kali ia mencapai puncak, ku yakin sudah tak berdaya lagi tubuhnya.Gisell pun menjatuhkan dirinya ke sampingku. Sedangkan aku? Tidak sampai setengah jam perjalanan, kami sudah mendekati tujuan.“Rumah kamu dimana, Sell?” Tanyaku.Gisell pun menunjukan arah ke rumahnya. Jangan deh, takut ngerepotin…”“Enggak kok, kebetulan rumah ku di Cinere. Kepalanya menghadap ke jendela, matanya terpejam, namun kata-kata tersebut tidak bisa ia tahan untuk tidak diutarakan.“Baru kali ini aku main selama ini, dan seenak ini. “Gisella, mas. Terus Shannnn!”Aku pun tidak memedulikan teriakannya. Aku antar ke rumah ya, gimana?”“Kamu emang pulang kemana? Tangannya bergantian meremas rambut dan mencengkram punggungku.Ku dorong tubuh Gisell agar terbaring di kasur. Hisapan Gisell di penisku semakin kuat.Lahap sekali Gisell menikmati penisku. Sedangkan aku? Tubuhnya bergetar,keringat mulai keluar meski udara begitu dingin karena hujan dan pendingin ruangan.

Sungguh-sungguh Jadi Ekstrem

Related videos