“gimana Nov, enak kan?”
“enak banget… ah…ah… ah…”Tiba-tiba dia memeluk aku erat sekali sambil mencium dada aku hingga cupang. Nonton bokep jepang Novita lalu berkata,
“Sekarang gantian, aku yang belum keluar nih.”
“Yah…”Aku lalu memasukkan jariku ke vaginanya dan mengocoknya. Sejak perkenalan itu kami sering ngobrol berdua pada waktu prajabatan selama 2 minggu itu, smsan dan telpon-telponan, dia juga sering ditengok sama cowok yang sama temen-temen aku dipanggil Ardy.Novita bilang sih itu tunangannya, aku kesel juga tapi apa daya aku cuma bisa senyum, tapi memang pada waktu itu aku belum merasakan apa-apa. Aku berkata padanya,“Nov, aku pingin buat cupang di leher kamu.”
“Coba aja!”
Aku mencoba menghisap lehernya untuk membuat cupang tetapi gagal, dia lalu tertawa sambil berkata,“He… he… he… bukan gitu caranya, nih aku contohin”, dia mulai beraksi. Entah bagaimana caranya dia mengisap, yang jelas rasanya aku melayang-layang, aku cuma mendesah,
“Ah… ah…”“Tuh kan, dah merah”, kata dia sambil menunjuk leher aku. Namun cerita ini adalah benar adanya.Bulan November aku mengikuti prajabatan PNS, yah tak ada yang kukenal di prajabatan ini, karena itu aku berusaha untuk mencari teman sebanyak-banyaknya. Dia lalu berkata,“Ga jadi ah…”
“Trus kita ngapain kesini?”
“ngobrol sambil tiduran.”
“Enak aja”, aku langsung menyerbu dia berusaha melepas bajunya dan kain pantainya, lalu dia bilang,
“Sabar dong sayang.” Novita lalu




















