‘Senjata’nya sudah memasuki diriku seutuhnya dan sakit yang kurasakan itu sedikit aneh, ada kenikmatan di dalamnya. Maria” Erik melemparkan senyum yang berbeda dari kemarin. Bokep jepang Mukaku terasa panas. Kita akan kedatangan seseorang yang sangat istimewa”, katanya sambil tersenyum hangat. Diam-diam, aku kagum dengan penampilan Erik dan Tomi yang sangat menarik. Maria. Sakit!! Kehadiran mereka membuatku setidaknya “lupa” akan kemalangan yang baru saja menimpaku. Tubuh Erik mengejang, dan cairan deras pun mengalir dari ‘liang’ku. Aku lumayan capek, tapi aku senang. “Hey Maria, Erik itu ganteng banget ya? Aku memekik dan mulai menangis. Tersenyum Erik mengecup kepalaku sambil mengelusnya. Aku..melakukan kesalahan apa?”Tanpa banyak bicara, Erik menggeretku ke tempat tidur, mencopot dasinya dan menggunakannya untuk mengikat kedua tanganku dengan kencang. Nafasnya terdengar berat penuh dengan kemarahan dan birahi. Aku takut dibenci. Wanita itu mengerang dengan keras. Dan setiba di kamar, aku memeluk Erik sambil mengucapkan terima kasih. “Ayo bangun, cepat mandi, pakai pakaian terbaik kalian, setelah itu kalian harus berkumpul di aula. Aku terlalu malu untuk memandang wajahnya. “Eriik!! Tak lama, aku pun tertidur lelap.Hari ini adalah ulang tahunku yang ke-14.




















